Pemkot Solo Harapkan Peran Masyarakat Ramaikan Car Free Day JL Ir Juanda

 Ria FM Solo,  28-05-2017 22:51:24

  

WhatsApp Image 2017-05-27 at 11.00.46

Suasana Pelepasan Burung Merpati Oleh Para Rohaniawan di Car Free Day Jl. Ir. Juanda, Minggu (21/05)

Solo – Minggu (21/05) dalam perayaan HUT solo Car Free Day ke-7, Pemkot Solo melakukan re-launching Solo Car Free Day Jl. Ir. Juanda yang sudah diterapkan pada tahun 2011, Pemkot Solo menerapkan kebijakan baru, CFD Jl Ir Juanda dipangkas dari simpang tiga Jonasan yang menghubungkan Jl Cokroaminoto dengan Jl Ir Juanda, ke timur hingga Kawasan Taman Makam Pahlawan Kusuma Bakti, Solo.

Said Romadhon selaku Asisten Pemerintahan Kota Surakarta mengatakan re-launching CFD Jl Ir Juanda diharapkan dapat membangkitkan perekonomian warga sekitar.

“Pemangkasan area CFD Jl Ir Juanda memperhitungkan partisipasi masyarakat dengan kondisi jalan yang ada, dengan dipersempit kita berharap peran masyarakat dapat membuat CFD Jl Ir Juanda sama ramai-nya dengan CFD Jl Slamet Riyadi untuk kepentingan warga dan perekonomian rakyat” kata Said saat ditemui riafmaolo.com usai perayaan di CFD Jl Ir Juanda (21/05).

Perayaan HUT Solo CFD ke-7 sengaja digelar tanggal 21 Mei 2017 karena tanggal 28 Mei 2017 sudah memasuki bulan Ramadhan.

Said Romadhon, Asisten Pemerintah Kota Surakarta menambahkan HUT Solo Car Free Day ke-7 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2017, dalam perayaan HUT CFD ke-7 (21/05) digelar berbagai macam kegiatan mulai dari parade kebhinekaan yang diikuti oleh total 51 kelurahan dari 5 kecamatan di kota Solo, dengan mengenakan atribut kebhinekaan yang menggambarkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam rangkaian HUT CFD ke-7, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo melakukan siaran langsung melalui video teleconference yang menampilkan suasana CFD Jl Slamet Riyadi dengan CFD Jl Ir Juanda.

CFD Jl Ir Juanda menghadirkan enam rohaniawan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu, setelah itu melakukan pelepasan enam burung merpati aneka warna dengan disaksikan Wali Kota Surakarta melalui teleconference tersebut.

Said menambahkan Pemerintah Kota Surakarta Mengangkat tema “Merajut semangat kebersamaan dan Kebhinekaan” yang ditujukan untuk menekankan kembali semangat kebersamaan dan kebhinekaan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.

“Kebhinekaan tercermin dari nilai-nilai kesenian,  kebudayaan dan berbagai golongan/komunitas mengikuti kegiatan dalam rangka membangun kota Solo dan menjaga keutuhan NKRI sebagai semangat gotong royong” tegas Said.

(*) informasi selengkapnya, simak reportase di bawah

Editor     :  Adrian Amurwonegoro
Reporter : Adrian Amurwonegoro

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN