Antisipasi OTT KPK, Wali Kota Solo Punya Cara Unik

 Ria FM Solo,  26-09-2017 11:14:41

  

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat sambutan dalam penyerahan bantuan CSR Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Purwoprajan RW.29 Jebres Solo, Senin (18/09/2017). (riafmsolo.com/Adrian Amurwonegoro)

Laporan Reporter, Adrian Amurwonegoro

Kasus dugaan suap yang menyeret nama Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, sehingga terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu tampaknya menjadi pembelajaran bagi orang nomor satu di kota Solo.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menerapkan aturan unik bagi para tamu yang hendak bertemu dengan dirinya yakni para tamu dihimbau untuk tidak membawa tas dalam bentuk apapun saat masuk ruangannya baik di kantor, kediaman ataupun rumah dinasnya.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi Wali Kota Solo akan maraknya Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), supaya pihaknya tidak terjebak oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang tidak suka dengan pihaknya.

“hati-hati supaya tidak dijebak orang” kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat ditemui wartawan di Rumah Dinas Loji Gandrung, Senin (25/09/2017) siang.

Namun, Rudy menegaskan dirinya selama ini dirinya tidak pernah melakukan atau menerima suap maupun tindak korupsi dalam bentuk apapun.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh pejabat pemerintahan Kota Solo untuk lebih waspada terhadap tamu yang berkunjung.

Ke depan, surat edaran larangan membawa tas bagi tamu akan secepatnya diterbitkan.

(*) Informasi selengkapnya, simak reporatse di bawah

Editor : Adrian Amurwonegoro

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN

order dopoxetine buy cheap paxil Online order cheap paxil Online pharmacy