Prosesi Siraman Putri Presiden RI, Berlangsung Khidmat Dan Penuh Haru

 Ria FM Solo,  09-11-2017 12:00:37

  

Kahiyang Ayu, calon pengantin putri, melakukan sungkeman kepada sang Ibu, Iriana Joko Widodo dalam prosesi Siraman di kediamannya, jl. Kutai Utara, Sumber, Banjarsari, Solo, pada Rabu (7/11/2017) pagi. (doc: allseasons-photo)

Laporan Reporter, Adrian Amurwonegoro

SOLO – Hari ini, Selasa (7/11/2017) prosesi adat Jawa dalam rangkaian acara pernikahan sang putri Presiden RI, Kahiyang Ayu dengan Bobby Afif Nasution, diawali dengan prosesi pemasangan Bleketepe sekitar pukul 08.24 WIB.

Pemasangan Bleketepe

Prosesi awal dimulai dengan pemasangan Bleketepe, presiden Jokowi tampak bersama istrinya, Iriana Jokowi yang mengenakan kebaya berwarna oranye, didampingi kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, mereka tampil serasi dengan mengenakan setelan beskap lengkap berwarna oranye.

Jokowi tampak menaiki sebuah tangga untuk memasang bleketepe yang berupa anyaman daun kelapa yang menjadi simbol sang tuan rumah bersiap menerima pihak besan dan tamu undangan.

Tuwuhan

Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemasangan tuwuhan yang berupa tumbuh-tumbuhan atau hasil bumi seperti pisang, tebu, tangkai beringin, padi dan kelapa gading yang berfungsi sebagai lambang pengharapan dan penyejuk.

Adang Sepisan

Sebelum masuk ke dalam prosesi siraman, Jokowi beserta Iriana Jokowi melakukan prosesi Adang Sepisan atau cethik geni.

“prosesi Adang sepisan yakni sang Ibu menanak nasi dan bapak menyalakan api yang bermakna orang tua memikul beban bersama-sama” kata Mufti Raharjo, Budayawan kota Solo saat ditemui Sonora FM

Siraman

Kahiyang Ayu dengan mengenakan busana khusus siraman dengan untaian melati tampak khidmat menjalani prosesi siraman. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu rekan Iriana Jokowi yang hadir dalam prosesi siraman.

“Iya tadi ada siraman, sungkeman, potong rambut, pokoknya mengharukan” katanya sambil menunjukkan souvenir berisi sisir kayu, dan alat pembersih badan.

Sadean Dawet

Usai siraman prosesi dilanjutkan dengan sadean dawet atau jualan dawet yang bermakna calon penganten dalam membangun rumah tangga diberi keharmonisan, dan cendol di dalam dawet bermakna supaya dalam acara pernikhan nanti banyak tamu yang hadir dan banyak yang memberi doa.

Dan prosesi lainnya ialah dulang tungkasan, Presiden Jokowi dan Iriana Jokowi masih dengan busana beskap dan kebaya berwarna oranyenya memberikan suapan kepada calon pengantin, yakni sang putri, Kahiyang Ayu.

Prosesi diakhiri dengan tanem rikma atau menanam rambut yang diartikan memendam kesialan kedua calon pengantin.

Dalam prosesi siraman ini sang calon suami, Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan prosesi siraman di Hotel Alila Solo pada waktu yang sama.

(*) Informasi selengkapnya, simak reportase di bawah ini

Editor : Adrian Amurwonegoro

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN